Tutup Tutup

Karyawan Vale tersenyum di lanskap hijau. Dia mengenakan seragam Vale
hijau, kacamata, helm, dan penutup telinga. Artefak gelombang visual Vale
com.liferay.portal.kernel.util.DateUtil_IW@32cb8106
Foto: Vale 
com.liferay.portal.kernel.util.DateUtil_IW@32cb8106
Foto: Vale 

Perseroan menyadari pentingnya pengelolaan risiko di setiap aspek bisnis.

Perseroan telahPerseroan menyadari pentingnya manajemen risiko dalam setiap aspek bisnis. Perseroan telah menerapkan sistem manajemen risiko yang mempertimbangkan ISO 31000, ISO 55001 dan COSO-ERM tentang Manajemen Risiko dan Manajemen Aset. Sistem ini digunakan untuk pengelolaan risiko-risiko yang bersifat strategis/bisnis atau operasional yang berdampak pada keseluruhan organisasi dan berdampak negatif terhadap tujuan bisnis Perseroan.
Perseroan menerapkan konsep 3 lini pertahanan sebagai upaya peningkatan manajemen dan pengendalian risiko. Konsep ini mendistribusikan tugas dan tanggung jawab ke 3 lini pertahanan, dengan masing-masing memiliki tugas dan tanggung jawab tertentu tetapi satu tujuan untuk mendukung pencapaian tujuan bisnis Perseroan melalui manajemen risiko yang efektif.

Konsep 3 Lini Pertahanan dalam Penerapan Manajemen Risiko Perusahaan

Pertahanan Lini Pertama

adalah pihak yang berinteraksi langsung dengan risiko setiap hari dan bertindak sebagai pemilik risiko. Dengan dukungan dari Pengawasan Internal, Manajemen Lini Depan berfungsi sebagai Pertahanan Lini Pertama untuk memastikan pelaksanaan dan efektivitas tindakan pencegahan dan pengendalian mitigasi serta rencana kerja untuk mengurangi risiko.

Pertahanan Lini Kedua

bertugas mendukung manajemen senior dalam penerapan langkah-langkah manajemen risiko dan memberikan keterampilan teknis untuk memantau Pertahanan Lini Pertama dalam manajemen dan pengendalian risiko. Pertahanan Lini Kedua meliputi Unit Manajemen Risiko, Departemen Kesehatan Keselamatan & Risiko Operasional, Departemen Perencanaan Operasional & Geoteknik, Departemen Keunggulan Operasional, dan Pejabat Tata Kelola.

Unit Manajemen Risiko didirikan pada 4 Mei 2016 dan bertanggung jawab untuk memfasilitasi proses risiko Perseroan. Tugas Satuan Kerja Manajemen Risiko meliputi penilaian risiko, menyiapkan pengendalian preventif dan rencana mitigasi risiko, memantau pengendalian preventif dan rencana mitigasi, mengevaluasi proses manajemen risiko, dan menyiapkan laporan kepada Direksi dan Komite Mitigasi Risiko.

Pertahanan Lini Ketiga

adalah pihak independen di luar administrasi Perseroan. Fungsinya untuk memastikan konsistensi kinerja Pertahanan Lini Pertama dan Kedua sesuai dengan harapan pemangku kepentingan Perseroan. Fungsi ini mencakup Audit Internal dan Divisi Integritas Perseroan.

Telusuri lebih jauh






Photo: Vale / Image Bank
Onda